Berita

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di kantor Kemenko PM, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin, 24 November 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Politik

Obrolan Rahasia Cak Imin-Nusron Doakan Badai NU Cepat Berlalu

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, angkat bicara soal memanasnya situasi internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya risalah Rapat Harian Syuriyah yang berisi permintaan agar Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU.

Pernyataan itu disampaikan seusai pertemuan tertutup dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di kantor Kemenko PM, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin, 24 November 2025.

Saat disinggung apakah pertemuan keduanya ikut membahas perkembangan terbaru di tubuh PBNU, Muhaimin atau Cak Imin tidak menampik. Namun ia menegaskan bahwa pembicaraan tersebut tetap berada dalam ruang privat.


“Setelah rapat resmi bicara tentang NU. Isinya apa kita sepakat berdua rahasia,” kata Cak Imin singkat disambut riuh sorakan wartawan.

Sementara itu, Nusron Wahid memberikan tanggapan serupa. Ia membenarkan bahwa kondisi PBNU turut menjadi bahan obrolan, namun tidak dapat dirinci lebih jauh.

“Isinya kita doakan badai cepat berlalu,” ujar Nusron mencairkan suasana.

Ketegangan di internal PBNU memang terus memantik perhatian publik setelah risalah Syuriyah itu beredar luas. Namun baik Cak Imin maupun Nusron memilih meredam spekulasi dan berharap situasi segera menemukan titik teduh.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya