Berita

Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Raja Abdullah II Yakin Indonesia Maju di Bawah Kepemimpinan Prabowo

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 21:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Kerajaan Yordania Hasyimiyah, Abdullah II Ibn Al Hussein, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan sahabat lamanya, Presiden Prabowo Subianto. 

Ia meyakini bahwa Indonesia akan berkembang semakin maju di bawah arahan Prabowo.

β€œDan saya tahu bahwa Indonesia akan menuju arah yang sangat baik berkat kekuatan, keberanian, dan kepemimpinan Anda,” ujar Raja dalam pidatonya di pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 14 November 2025.


Dalam pernyataannya, Raja Abdullah II menuturkan kekagumannya atas langkah-langkah cepat yang diambil Prabowo sejak dilantik sebagai Kepala Negara. 

Menurutnya, kebijakan-kebijakan yang diwujudkan dalam tempo singkat telah memberi dampak nyata bagi masyarakat.

"Saya juga harus mengatakan bahwa dalam waktu yang begitu singkat, dan saya telah mengenal Anda selama bertahun-tahun, saya melihat tekad Anda untuk membuat kehidupan rakyat Anda jauh lebih baik. Dan berbagai program yang Anda jalankan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan,” kata Raja Abdullah II.

Ia menilai kualitas kepemimpinan Prabowo tidak terlepas dari latar belakangnya sebagai seorang prajurit yang menjunjung nilai-nilai patriotisme. 

Raja Abdullah II menegaskan bahwa pengalaman militer telah membentuk karakter Prabowo, terutama dalam hal tanggung jawab moral terhadap mereka yang dipimpinnya.

"Karena saya yakin itu berakar dari masa ketika kita masih menjadi prajurit. Kita menjaga anak buah kita, dan kita menjaga keluarga mereka,” jelasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya