Berita

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Pemutihan BPJS Tak Akan Jadi Beban APBN

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 17:47 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Rencana pemutihan tunggakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak akan membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Begitu dikatakan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti usai rapat Panitia Kerja Jaminan Kesehatan Nasional bersama Komisi IX DPR, di Senayan, Jakarta, Kamis, 13 November 2025.

Kata Ghufron, menyebut kebijakan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara untuk masyarakat miskin, bukan skema baru yang memerlukan dana tambahan.


“Keputusan itu tidak perlu tambahan karena memang untuk orang tidak mampu. Jadi tidak membebani APBN,” kata Ghufron.

Menurutnya, pemutihan akan difokuskan bagi peserta dengan tunggakan lama yang tergolong tidak mampu membayar.

Ia menjelaskan bahwa selama ini ada persepsi keliru bahwa kebijakan BPJS selalu membutuhkan alokasi fiskal baru. 

“Ini bukan untuk menambah anggaran, tapi bentuk kehadiran negara bagi rakyat miskin,” ujarnya.

Ghufron menambahkan, kebijakan tersebut juga tidak dimaksudkan untuk memberi insentif bagi peserta yang sengaja menunggak. 

“Tidak bisa orang menunggak lalu berharap diputihkan. Ini khusus bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu,” pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya