Berita

Mantan Menpora Roy Suryo bersama Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 13 November 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Roy Suryo Cs Makin Yakin Ijazah Jokowi Palsu Usai Jadi Tersangka

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meski sudah berstatus tersangka, grafik keyakinan Roy Suryo cs bahwa ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Joko Widodo alias Jokowi 99,9 persen palsu terlihat makin meningkat.

"Sementara grafik keyakinan Jokowi dan pendukungnya terlihat makin menurun," kata Direktur ABC Riset & Consulting Erizal melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 13 November 2025.

Bahkan, kata Erizal, grafik keyakinan polisi yang diwakili penasihat ahli Kapolri seperti Ito Sumardi, juga terlihat menurun.


"Kalau dulu, seolah-olah besok hari, Roy Suryo cs sudah jadi tersangka dan meringkuk di dalam penjara. Sampai-sampai 31 organisasi relawan Jokowi menekan Mabes Polri untuk menangkap Roy Suryo cs," kata Erizal.

Menurut Erizal, hal ini sesuai dengan hasil survei Poltracking bahwa terjadi penurunan tingkat kepercayaan orang terhadap keaslian ijazah Jokowi, dibandingkan survei sebelumnya. 

"Salah satunya barangkali, karena ijazah itu sendiri tak berani ditunjukkan ke hadapan publik," kata Erizal.

Erizal menambahkan bahwa harus diakui, janji Jokowi akan membuka ijazah aslinya di Pengadilan, berhasil mempertahankan tingkat kepercayaan orang terhadap keaslian ijazah itu sendiri dan sekaligus menyudutkan pihak Roy Suryo cs, bahwa mereka harus dinyatakan bersalah terlebih dulu, baru dapat melihat ijazah asli Jokowi itu.

"Polisi pun seperti dipaksa untuk menetapkan bahwa ijazah Jokowi itu asli dan dipaksa pula untuk menetapkan Roy Suryo cs sebagai tersangka," demikian Erizal.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya