Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Saham Asia Dibuka Mixed Sambut Pembukaan Kembali Pemerintah AS

KAMIS, 13 NOVEMBER 2025 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia pada perdagangan Kamis pagi 13 November 2025 dibuka dengan pergerakan mixed, setelah Wall Street menutup sesi sebelumnya di zona hijau. 

Investor masih fokus pada perkembangan pemerintah Amerika Serikat yang kemungkinan akan kembali beroperasi paling cepat akhir pekan ini, setelah penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah AS.

Di Australia, ASX 200 dibuka melemah 0,25 persen dan terus turun 0,75 persen atau minus 66,40 poin ke level 8.733,10. Sementara itu, bursa Korea Selatan justru bergerak positif: Kospi naik tipis 0,04 persen ke posisi 4.152,02, setelah dibuka 1,07 persen. Kosdaq melonjak 2,52 persen


Di Jepang, Nikkei 225 dibuka naik 0,23 persen dan bergerak tipis menguat 0,05 persen ke 51.083,47, sementara Topix menambah 0,62 persen dan mencatatkan rekor tertinggi baru.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia diperkirakan bergerak variatif cenderung menguat. IHSG kemarin ditutup naik 0,26 persen menjadi 8.388, dan harga iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) di New York turun tipis 0,03 persen ke 18,44 Dolar AS.

Beberapa analis memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan terbatas menuju 8.450, seiring masuknya aliran modal asing (net buy), namun masih dibayangi aksi profit taking. Secara teknikal, IHSG juga berisiko terkoreksi mendekati level 8.350 jika tekanan jual meningkat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya