Berita

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Seluruh Indonesia (AMSI) menggelar aksi damai di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Senin  10 November 2025 (Foto: Dokumentasi AMSI)

Nusantara

Mahasiswa Beri Semangat Jampidsus Kejagung Bongkar Kasus Korupsi Kakap

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 10:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aliansi Mahasiswa Seluruh Indonesia (AMSI) menggelar aksi damai di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Aksi ini bertujuan memberikan dukungan penuh kepada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk membongkar kasus-kasus korupsi besar dan memulihkan aset negara dalam jumlah signifikan.

Koordinator AMSI, Farhan, menegaskan bahwa mahasiswa hadir sebagai wujud dukungan total terhadap upaya Kejaksaan. 

"Kami berada di belakang kejaksaan untuk memberantas seluruh tindak korupsi yang ada di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip redaksi di Jakarta,  Selasa, 11 Novemer 2025. 


Aksi damai yang diikuti perwakilan dari 10 kampus ini berlangsung tertib dan kondusif. Sebagai simbol dukungan, mahasiswa menyerahkan pedang samurai, tameng, dan nasi tumpeng kepada pihak Kejagung, yang diterima oleh Kepala Bidang Penerangan Hukum, Aliansah.

Aliansah menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut dan menegaskan komitmen Kejagung. 

"Kejaksaan dan Jampidsus akan bekerja profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum," katanya.

Dukungan mahasiswa ini muncul mengingat kinerja Jampidsus Kejagung yang berhasil menangani kasus-kasus korupsi strategis sepanjang 2023-2024. Penindakan ini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga korporasi besar.

Total kerugian negara yang berhasil diungkap mencapai ratusan triliun Rupiah. Penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh, termasuk penetapan tersangka, penyitaan aset, hingga pemblokiran rekening.

Beberapa kasus strategis yang berhasil ditangani antara lain Kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk yang melibatkan Harvey Moeis serta sejumlah pihak lainnya, di mana kerugian negara mencapai Rp 300 triliun. Lalu kasus korupsi dan TPPU PT Duta Palma Group yang melibatkan Surya Darmadi dan anaknya Cheryl Darmadi dengan kerugian keuangan negara dan perekonomian mencapai Rp 104,1 triliun.

Selanjutnya kasus tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina yang menyeret M. Kerry Adrianto Riza serta saudagar minyak Riza Chalid dengan kerugian negara dan perekonomian mencapai Rp 285,1 triliun.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya