Berita

YALLA App (Foto: MAP)

Dunia

Suporter Empat Negara Bisa Beli Tiket Piala Afrika Lewat Aplikasi Yalla

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 17:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) resmi mengumumkan pembaruan mekanisme penjualan tiket untuk TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations (AFCON) Morocco 2025, yang mulai berlaku pada Selasa, 28 Oktober 2025, pukul 12.30 siang waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Panitia Penyelenggara AFCON 2025 menyebut bahwa warga dari empat negara yakni Mesir, Tunisia, Afrika Selatan, dan Zambia  yang belum memiliki paspor biometrik kini dapat menggunakan opsi entri data manual melalui aplikasi YALLA. 

Langkah ini diambil untuk mempermudah mereka mendapatkan Fan ID serta eVisa atau AEVM (Electronic Travel Authorization to Morocco), yang menjadi syarat wajib sebelum membeli tiket pertandingan melalui platform resmi CAF.


“Langkah ini memungkinkan suporter dari empat negara tersebut memperoleh Fan ID dan eVisa mereka secara lebih mudah, sehingga dapat mengakses tiket pertandingan dengan lancar,” tulis Panitia Penyelenggara dalam keterangan resminya.

CAF menegaskan bahwa setiap Fan ID hanya berlaku untuk satu tiket per pertandingan, dan seluruh pembelian tiket harus dilakukan melalui situs resmi CAF di [https://tickets.cafonline.com](https://tickets.cafonline.com). 

Sementara itu, Fan ID hanya dapat diperoleh melalui situs resmi Yalla Morocco di [https://www.yallamorocco.ma](https://www.yallamorocco.ma).

"Setiap platform atau aplikasi lain yang mengklaim menjual tiket pertandingan adalah tidak sah dan bersifat penipuan. Kami mengimbau publik untuk tidak menggunakannya dalam kondisi apa pun,” tegas pihak panitia.

Untuk memfasilitasi para pemohon, CAF juga membuka layanan pelanggan 24 jam dalam tiga bahasa ?" Arab, Inggris, dan Prancis ?" melalui nomor +212 5 30 30 20 30 YALLA App (Foto: MAP) email [info@yallamorocco.ma](mailto:info@yallamorocco.ma). 

Tim khusus akan membantu menjawab pertanyaan dan memberikan panduan bagi para penggemar yang mengalami kendala teknis.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya