Berita

Di sepanjang Jalan Metro Pondok Indah, tampak bekas-bekas tunggul pohon palem yang sudah ditebang (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Nusantara

Pohon Tumbang Pondok Indah Telan Korban Jiwa, Begini Situasinya Sekarang

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 11:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tragedi pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu 26 Oktober 2025 lalu, menelan korban jiwa.  

Seorang laki-laki berusia 50 tahun tewas di dalam kendaraan Lexus bernomor polisi B 1732 SJV yang ringsek akibat tertimpa pohon palem besar di kawasan tersebut.

Pantauan RMOL di lokasi saat ini, Rabu, 29 Oktober 2025, atau tiga hari setelah kejadian,  terlihat adanya kegiatan pembersihan dan penertiban di lokasi. 


Di sepanjang Jalan Metro Pondok Indah, tampak bekas-bekas tunggul pohon palem yang sudah ditebang. Bahkan, sekitar lima pohon besar di deretan tersebut juga terlihat baru saja dirapikan.

Seorang petugas dari Dinas Pertamanan Pemprov DKI Jakarta yang sedang bertugas membenarkan bahwa lima pohon tersebut ditebang tak lama setelah kecelakaan maut itu terjadi.

"Iya, setelah kejadian, ini sudah langsung dirapihin sama Dinas Pertamanan Jakarta," ujar petugas yang enggan disebutkan namanya itu.

Langkah cepat ini diambil sebagai upaya antisipasi. Pohon-pohon tersebut ditebang karena dianggap rapuh dan sudah tua, sehingga berpotensi tumbang sewaktu-waktu, terutama saat cuaca buruk.

Petugas tersebut juga mengungkapkan bahwa proses perapihan pohon akan dilanjutkan di sepanjang Jalan Metro Pondok Indah.

"Pokoknya dari ujung (arah Lebak Bulus) sampai ke (arah) Mal Pondok Indah nanti diprogres ditebangin satu-satu," jelasnya. Ia menambahkan bahwa pohon yang akan ditertibkan tidak hanya jenis palem, tetapi juga pohon besar lain, seperti pohon beringin, demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M Yohan mengatakan korban tewas yang mengendarai mobil Lexus bernomor polisi B 1732 SJV itu tertimpa pohon palem setinggi 15 meter dengan diameter 60 cm saat melintas di lokasi kejadian.

Nahas, meskipun korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Pondok Indah, namun nyawanya tak tertolong. 

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 13.59 WIB mengakibatkan pengendara mobil tewas di tempat saat kejadian.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya