Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Buka Akses Pendidikan Anak Pulau Lewat Perahu Literasi di Tolitoli

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 16:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah keterbatasan akses pendidikan di wilayah pesisir, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli  menyalurkan bantuan Perahu Literasi di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari Program Literasi Anak Negeri.

Program ini dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Lopie Bahari Nusantara Tolitoli, lembaga yang aktif menyebarkan literasi dan edukasi ke pulau-pulau kecil dan terluar di kawasan tersebut. 

Melalui kolaborasi ini, BRI tidak hanya menyalurkan Perahu Literasi, tetapi juga memberikan dukungan berupa buku bacaan, alat tulis, serta proyektor untuk menunjang kegiatan literasi.


Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan inklusif dan merata.

“Harapannya, perahu ini dapat menjangkau pulau-pulau di sekitar sehingga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan literasi melalui membaca,” ujar Dhanny dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Oktober 2025.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi pondasi utama untuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas. Dalam semangat gotong royong, BRI berkomitmen terus berkontribusi membentuk generasi unggul, cerdas, dan tangguh di seluruh pelosok negeri.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lopie Bahari Nusantara Tolitoli, Fandy Lamaming, menyebut keberadaan Perahu Literasi sangat penting untuk mempercepat mobilitas antar-pulau dan memperluas jangkauan kegiatan literasi.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan kapal, mesin, dan sarana dari BRI Peduli. Sekarang kami bisa berlayar ke pulau terluar dengan aman, anak-anak senang dengan buku baru, dan malamnya mereka menikmati film edukasi. Mimpi jadi nyata,” ungkap Fandy.

Dhanny menegaskan bahwa program Perahu Literasi bukan sekadar distribusi buku, tetapi juga upaya menciptakan ruang belajar yang hidup dan menyalakan kembali semangat membaca di wilayah pesisir.

“Program ini membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, asal dilakukan dengan komitmen dan kolaborasi. Upaya mencerdaskan anak bangsa tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak, melainkan memerlukan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat,” tandasnya.

Selain di Tolitoli, BRI Peduli juga menggelar Program Literasi Anak Negeri di SD Negeri 1 Malaka, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. 

Program tersebut fokus meningkatkan kemampuan membaca siswa, memperkuat kemandirian belajar, serta mendukung kapasitas para tenaga pengajar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya