Berita

Presiden Prabowo Subianto di Papua. (Foto: Dokumentasi Gerindra)

Politik

Dewan Pembina Gemapi

Prabowo Benar-benar Punya Hati untuk Papua

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 01:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Cendekia Papua sekaligus Dewan Pembina Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (Gemapi), Habelino Sawaki menilai satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Bumi Cendrawasih.

Menurut Habelino, perhatian Presiden Prabowo terhadap Papua bukan hanya bersifat simbolik, tetapi diwujudkan dalam langkah konkret, seperti peningkatan infrastruktur dasar, penguatan pendidikan dan kesehatan, serta pembukaan akses ekonomi yang lebih luas di wilayah timur Indonesia.

“Kami melihat Presiden Prabowo benar-benar punya hati untuk Papua. Pembangunan yang dilakukan tidak hanya soal jalan dan jembatan, tapi juga membuka peluang bagi masyarakat Papua untuk maju dan berdaya. Ini bukti kepedulian yang tulus,” ujar Habelino dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.


Habelino menyebut, semangat kepemimpinan Prabowo yang mengedepankan persatuan dan pemerataan telah memberi harapan baru bagi generasi muda Papua untuk turut mengambil peran dalam pembangunan nasional. 

Ia menilai kebijakan pemerintah yang inklusif harus terus diperkuat agar anak-anak muda Papua mendapat ruang seluas-luasnya untuk berkarya tanpa sekat suku, etnis, atau asal daerah.

“Kami mendorong Presiden membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak muda Papua agar bisa berkarya untuk negeri ini. Sudah saatnya mereka dinilai dari kemampuan, dedikasi, dan semangat pengabdiannya, bukan dari asal-usul atau suku bangsanya,” tegas Habelino.

Ia menambahkan, generasi muda Papua memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, teknologi, seni, hingga kepemimpinan sosial. Dengan dukungan dan kepercayaan dari pemerintah pusat, mereka akan mampu menjadi bagian penting dari kemajuan Indonesia yang berkeadilan.

“Papua bukan hanya bagian dari Indonesia, tapi adalah kekuatan yang memperkaya Indonesia. Kalau anak muda Papua diberi ruang yang sama, kami bisa tunjukkan karya dan kontribusi nyata untuk bangsa,” jelas Habelino.

Ia juga menegaskan bahwa semangat kebangsaan dan cinta tanah air generasi muda Papua tak perlu diragukan. Ia berharap ke depan, pembangunan manusia Papua menjadi prioritas yang berjalan berdampingan dengan pembangunan fisik dan infrastruktur.

“Pak Prabowo sudah membuka arah yang benar. Sekarang tugas kita bersama memastikan generasi muda Papua tumbuh percaya diri, diberi kesempatan, dan terus berkontribusi untuk Indonesia tercinta,” tutupnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya