Berita

Koordinator Siaga 98, Hasanuddin (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Identitas BUMN Jangan Tertelan Reformasi Danantara

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 08:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seluruh entitas bisnis milik negara harus tetap menggunakan nama dan simbol BUMN, bukan BPI Danantara, meski struktur kelembagaan tengah direformasi. Hal itu ditegaskan oleh

Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 alias Siaga 98, Hasanuddin mengatakan.

Ia menekankan, pembentukan BP BUMN sebagai regulator dan BPI Danantara sebagai operator investasi memang langkah penting untuk memperkuat tata kelola aset negara. Namun, perubahan ini tidak boleh menghapus identitas BUMN sebagai badan usaha milik negara.

“Danantara hanyalah pengelola yang diberi mandat, bukan pemilik aset negara. Negara tetap memegang saham Seri A Dwiwarna sebagai simbol kedaulatan dan kendali strategis,” ujar Hasanuddin kepada RMOL di Jakarta, Jumat 10 Oktober 2025.

Ia menegaskan, semua atribut kelembagaan - mulai dari logo, papan nama, seragam, hingga dokumen resmi wajib tetap memakai nama dan simbol BUMN. “Perubahan tata kelola tidak boleh membuat publik bingung siapa pemilik sejati aset negara,” tambahnya.

Secara prinsip kelembagaan kata Hasanuddin, BP BUMN berperan sebagai regulator yang mengatur arah kebijakan, melakukan pengawasan, serta memastikan agar setiap langkah BUMN berjalan sesuai dengan kepentingan nasional dan mandat konstitusional.

Sementara itu, BPI Danantara bertugas sebagai operator atau pengelola investasi, yang diberi mandat untuk mengoptimalkan nilai ekonomi, efisiensi, dan daya saing BUMN di tingkat global.

Meski terdapat pembagian fungsi tersebut kata Hasanuddin, status kepemilikan tidak berubah. Menurutnya, menjaga atribut dan identitas BUMN berarti menjaga kedaulatan ekonomi nasional, serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan aset negara. Nama dan lambang BUMN mengandung nilai historis, ideologis, dan konstitusional yang menegaskan keberpihakan negara kepada kepentingan rakyat.

"Oleh karena itu, BP BUMN dan BPI Danantara wajib memastikan seluruh proses transformasi kelembagaan tetap mempertahankan identitas BUMN secara utuh sebagai simbol ekonomi nasional, alat kedaulatan negara, dan penggerak kemakmuran rakyat," pungkas Hasanuddin.  


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya