Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Tertekan setelah Israel-Hamas Sepakati Gencatan Senjata

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas di pasar spot New York turun setelah investor melakukan aksi ambil untung menyusul tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hamas. 

Israel dan Hamas, Kamis, menandatangani kesepakatan gencatan senjata, yang merupakan tahap pertama dari inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.

Penguatan Dolar AS juga berkontribusi atas penurunan ini. Indeks Dolar (Indeks DXY) menguat 0,5 persen mendekati level tertinggi dua bulan, membuat emas yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.


Emas spot anjlok hampir 2 persen menjadi 3.959,48 per ons pada perdagangan Kamis 9 Oktober 2025 waktu setempat. Sementara harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Desember ditutup melorot 2,4 persen ke posisi 3.972,6 Dolar AS per ons. 

Harga perak juga tertekan, meski relatif mendatar di posisi 48,93 Dolar AS per ons, setelah sempat mencapai rekor 51,22 Dolar AS per ons sehari sebelumnya.

Harga logam lainnya juga anjlok. Platinum turun 2,4 persen menjadi 1.622,25 Dolar AS. Paladium menyusut 1,7 persen menjadi 1.425,36 Dolar AS per ons.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya