Berita

Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Nusantara

Tragedi Pesantren Al Khoziny

Pembenahan Struktur Bangunan Ponpes Sangat Mendesak

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 14:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VIII DPR RI mendorong pemerintah untuk serius mengecek struktur bangunan seluruh pondok pesantren (ponpes) di Indonesia.

Itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar untuk mengecek struktur bangunan seluruh ponpes pasca tragedi robohnya musala Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kami di Komisi VIII, selain prihatin dan mengucapkan duka, tentu sejalan dengan itu supaya pesantren-pesantren lain ini segera dilakukan pembenahan," kata Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 6 Oktober 2025. 


Atas dasar itu, kata Marwan, Komisi VIII DPR berharap pemerintah bisa membantu ponpes dalam hal pemberian subsidi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Kemungkinan kita akan membuat semacam beban pemerintah untuk memberikan subsidi IMB terhadap pesantren," ujarnya. 

Legislator PKB ini menilai, tragedi robohnya musala di Ponpes Al Khoziny menunjukkan ketidakmampuan dalam hal struktur bangunan. Ia pun meminta tragedi tersebut menjadi pembelajaran agar tidak terjadi di ponpes lain.

"Ini jadi pelajaran berharga buat kita semua," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya