Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Pertahanan

Prabowo Minta TNI Introspeksi dan Tanggap Lindungi Kekayaan Negara

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 10:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyerukan kepada TNI untuk senantiasa melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga kekayaan alam bangsa. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat memimpin upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu, 5 Oktober 2025.

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar yang sejak lama menjadi incaran kekuatan asing.


“Sampai hari ini sampai detik ini masih banyak kekayaan kita yang dicuri, yang diselundupkan, yang diambil oleh kekuatan-kekuatan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa TNI harus memiliki peran aktif dalam menjaga kekayaan negara dengan mengevaluasi seluruh unsur organisasi agar tetap tanggap terhadap ancaman.

“TNI harus introspeksi diri dengan semua unsur organisasi yang kita miliki, TNI harus tanggap, TNI harus bantu penegak hukum, TNI harus bantu pemerintah daerah pemerintah pusat untuk menjaga kekayaan kita, sumber daya alam kita,” ujarnya.

Prabowo menilai, kekayaan nasional merupakan kunci bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dan sejahtera.

“Kekayaan tersebut sangat penting agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, negara yang modern, negara yang adil dan makmur sesuai cita-cita kebangsaan,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada TNI atas peran aktifnya dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Ia memberikan arahan agar TNI terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Saya perintahkan kepada Panglima TNI dan kepala staf untuk kaji terus perkembangan teknologi dan sains, kaji terus organisasi bila perlu organisasi yang usang diganti dengan organisasi yang tepat untuk kepentingan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya