Berita

Ketua Umum DPP KSPSI, Jumhur Hidayat. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Jumhur Hidayat:

Belum Setahun Kebijakan Prabowo Sudah Sesuai Harapan Rakyat

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 22:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto selama hampir satu tahun terakhir sudah sejalan harapan masyarakat, khususnya kaum buruh dan petani.

Begitu yang disampaikan Ketua Umum DPP KSPSI, Jumhur Hidayat dalam acara diskusi menjelang 1 tahun pemerintahan Prabowo Subianto yang digelar di kantor Sinkos Indonesia, Jalan Tebet Timur Dalam VII nomor 3, Jakarta, Minggu, 28 September 2025.

"Saya melihat kebijakan-kebijakan yang diterbitkan Prabowo Subianto itu seiring dengan apa yang menjadi harapan kita," kata Jumhur.


Salah satu kebijakan Prabowo yang dinilai sudah sesuai harapan adalah memakmurkan petani. Menurut Jumhur, ketika petani makmur, maka berdampak pada sektor industri dan lainnya.

"Pak Prabowo memastikan harga gabah Rp6.500, tugas kita tinggal mengawal agar benar-benar dibeli (dengan harga) Rp6.500. Presiden bahkan mengatakan akan memberi sanksi kepada pembeli (tengkulak) di bawah," terang Jumhur.

Kebijakan selanjutnya adalah makan bergizi gratis (MBG). Ia meyakini uang yang digelontorkan pemerintah untuk program MBG akan kembali ke masyarakat seiring pemenuhan gizi.

Jumhur juga memuji kenaikan upah buruh hingga 6,5 persen. Kenaikan ini akan berdampak pada perputaran uang masyarakat semakin tinggi.

"Kebijakan ini akan berdampak buat orang-orang kecil semua, ada makan bergizi yang ratusan triliun beredar. Ini sebetulnya kabar baik buat bangsa kita ke depan," pungkas Jumhur.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya