Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan bersama menteri lain mendampingi Presiden Prabowo Subianto di New York. (Foto: Dok. Kemenko Pangan)

Politik

Indonesia-UEA Sepakati Perjanjian Hibah Perkuat Pengembangan Pusat Riset Bali

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 23:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani perjanjian hibah pembangunan International Mangrove Research Center (IMRC) di Bali.
 
Penandatanganan secara sirkular dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Founding Managing Director Mohamed Bin Zayed Species Conservation Fund, Razan Khalifa Al Mubarak di New York, 23 September 2025 waktu setempat.
 
Bagi Indonesia, hibah ini bukan sekadar bantuan dana melainkan menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci diplomasi iklim. Apalagi, Bali menjadi etalase pusat riset global di bidang konservasi mangrove.
 

 
“Dengan dukungan ini, Indonesia dan UEA menunjukkan bahwa kemitraan dapat menghadirkan solusi nyata bagi bumi,” ujar Zulkifli Hasan.
 
Hibah dari UEA ini akan memperkuat kapasitas pusat riset yang sudah berjalan di Bali, menjadikannya pusat inovasi ilmiah, sarana berbagi pengetahuan, sekaligus laboratorium hidup bagi model konservasi dan restorasi mangrove yang bisa direplikasi lintas negara.
 
“Kerja sama ini adalah wujud solidaritas dan komitmen nyata. Kita tidak hanya menyepakati perjanjian, tetapi menanam investasi untuk masa depan bumi ini,” tegas Ketua Umum PAN ini.

Kini, Bali tidak hanya menjadi destinasi wisata dunia, tetapi juga simbol diplomasi hijau Indonesia yang mana solidaritas global bertemu untuk menjawab tantangan perubahan iklim. Indonesia dan UEA juga sepakat kerja sama baru di bidang nature dan aksi iklim yang akan diumumkan pada COP 30 di Brazil.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya