Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Maruk Kekuasaan

Paksa Prabowo-Gibran Dua Periode
RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 06:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting merespons pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi yang memerintahkan relawannya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

"Ini orang maruk kekuasaan," kata Ginting dalam sebuah video singkat yang dilihat redaksi, Rabu 24 September 2025.

Menurut Ginting, untuk melanggengkan putra sulungnya di puncak kekuasaan, Jokowi tidak memikirkan bangsa ke depan. 


"Dia hanya memikirkan untuk kepentingan keluarganya," kata Ginting.

Ginting menegaskan, kalau Jokowi memikirkan kepentingan jangka panjang masa depan Indonesia, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak akan memaksakan Prabowo-Gibran dua periode.

"Kalau Prabowo dua periode masih masuk akal, tapi kalau Prabowo-Gibran dua periode, tunggu dulu. Apakah Prabowo mau?" pungkas Ginting.




Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya