Berita

Gedung BTN (Foto: BTN)

Bisnis

Bos BTN Yakin Kucuran Dana Rp25 Triliun akan Terserap Habis di 2025

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 11:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menjadi salah satu penerima suntikan dana dari pemerintah. Manajemen BTN mengatakan, penempatan dana sebesar Rp25 triliun dipastikan akan terserap habis hingga pertengahan Desember 2025.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, berdasarkan pipeline kredit yang disusun, sebenarnya dana tersebut berpotensi terserap lebih cepat, yakni pada November 2025.

"Kami sudah hitung, berdasarkan pipeline kami. Sebenarnya November, tapi kami tulis resminya Desember ini akan kita habiskan liquidity-nyajadi pertumbuhan kredit," ungkap Nixon dalam keterangannya yang dikutip RMOL di Jakarta, Sabtu 20 September 2025.


Dengan adanya tambahan dana Rp25 triliun, persoalan likuiditas BTN sudah tidak menjadi masalah. Tantangan yang dihadapi saat ini justru terletak pada persaingan antarbank dalam memperebutkan calon debitur agar tidak berpindah ke kompetitor.

Lebih lanjut, BTN menargetkan pertumbuhan kredit di akhir tahun 2025 tetap berada di kisaran 7-9 persen. Namun, angka akhirnya kemungkinan berada di batas atas, mencapai 9 persen.

Pemerintah resmi menempatkan dana Rp200 triliun pada lima bank Himbara untuk memperkuat likuiditas perbankan nasional. Dana tersebut berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 276 Tahun 2025.

Dari jumlah itu, BTN memperoleh alokasi Rp25 triliun guna memperkuat percepatan pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.  

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya