Berita

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho. (Foto: Humas PKB)

Politik

Rektor Unhan Tekankan Pentingnya Politisi Terlibat dalam Isu Pertahanan

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 14:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengaku bangga atas capaian yang diraih Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Hasanuddin Wahid sebagai lulusan terbaik program doktoral Ilmu Pertahanan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, atau lulus dengan pujian besar (magna cum laude).

“Harapan saya semoga beliau bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu di pertahanan ini, dan mudah-mudahan bisa mendukung karier beliau di luar,” ujar Anton Nugroho di Kampus Utama UNHAN, Bogor, Kamis, 18 September 2025.

Dia menekankan pentingnya peran lulusan Unhan untuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia juga mendorong agar capaian Cak Udin bisa menginspirasi tokoh-tokoh lain, khususnya para politisi, untuk memahami dan terlibat dalam isu pertahanan negara.


“Mudah-mudahan prestasi Hasanuddin bisa menjadi contoh bagi politisi lain untuk mau mengetahui bagaimana pertahanan itu, karena itu tanggung jawab kita semua. Sistem pertahanan semesta itu masyarakat perlu tahu. Dalam UUD 1945 sudah jelas, kita semua wajib membela negara,” tegasnya.

Sementara itu, Hasanuddin Wahid sendiri tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya. Ia mengakui bahwa mendalami ilmu pertahanan bukanlah hal mudah, terlebih bagi dirinya yang berangkat dari tradisi santri. Namun dengan ketekunan, ia berhasil menuntaskan program doktoralnya dengan hasil gemilang.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan S3 ini dengan baik. Mempelajari ilmu pertahanan bagi seorang santri tentu bukan hal yang sederhana, tapi dengan kesungguhan, Allah memberikan jalan hingga saya bisa meraih hasil terbaik,” tutur Cak Udin.

Keberhasilan ini menambah deretan prestasi kader muda NU yang konsisten menekuni pendidikan tinggi, sekaligus membuktikan bahwa santri juga mampu menjadi bagian penting dalam penguatan pertahanan bangsa.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya