Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia: Nikkei dan Kospi Menguat di Kamis Pagi

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka bervariasi an cenderung menguat pada perdagangan Kamis pagi 18 September 2025. 

Penguatan ini terdorong oleh kabar dari Federal Reserve menurunkan suku bunga acuannya sesuai ekspektasi, serta peluang dua kali pemangkasan hingga akhir tahun ini. 

Chairman The Fed, Jerome Powell menggambarkan langkah tersebut sebagai  "risk management cut"  atau pemangkasan berbasis manajemen risiko, bukan upaya khusus untuk menopang ekonomi yang lemah.


Di Jepang, Bank of Japan (BoJ) memulai rapat kebijakan moneter yang akan berlangsung dua hari, yang diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga. 

Indeks ASX 200, Australia, dibuka anjlok 0,47 persen, dan terus merosot 0,58 persen atau 51,3 poin ke level 8.767,2. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,43 persen dan berlanjut meningkat 0,49 persen menjadi 3.430,09.

Indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,55 persen atau 246,04 poin menjadi 45.036,42.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikan, namun berpotensi  profit taking. 

IHSG mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan meningkat 0,85 persen di posisi 8.025. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange meningkat 0,84 persen ke 17,98 Dolar AS.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya