Berita

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Tanggapan Istana Soal Surpres Pergantian Kapolri

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 09:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah membantah kabar yang beredar mengenai adanya Surat Presiden (Surpres) tentang pergantian Kepala Kepolisian RI (Kapolri) yang disebut telah dikirimkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, hingga saat ini tidak ada Surpres yang dikirimkan ke DPR terkait pergantian Kapolri.

“Berkenaan dengan surpres pergantian Kapolri ke DPR, bahwa itu tidak benar. Jadi belum ada surpres yang dikirim ke DPR mengenai pergantian Kapolri,” ujar Prasetyo dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Sabtu malam, 13 September 2025.


Prasetyo juga menambahkan bahwa pernyataan tersebut sejalan dengan apa yang telah disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco.

“Sebagaimana juga sudah disampaikan oleh pimpinan DPR bahwa memang belum ada atau tidak ada surpres tersebut,” ucapnya.

Dasco sebelumnya juga memastikan bahwa pimpinan DPR belum menerima surat dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pergantian Kapolri.

“Pimpinan DPR belum terima surat Presiden mengenai pergantian Kapolri,” kata Dasco dalam sebuah pernyataan sehari sebelumnya. 

Hal senada turut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil, yang menyebut belum ada kabar resmi soal adanya Surpres pergantian Kapolri.

“Kita kan belum tahu kebenarannya, kami sendiri belum dapat kabar terkait adanya surpres ke DPR dalam hal pergantian Kapolri,” ujar Nasir.

Menurut Nasir, mekanisme pengangkatan maupun pemberhentian Kapolri telah diatur dalam undang-undang, di mana hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden dengan persetujuan DPR.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya