Berita

(Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Jalankan Peran Strategis sebagai Agen Penggerak Pembangunan SDM

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 22:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina (Persero) telah melakukan berbagai upaya nyata sekaligus memiliki peran strategis sebagai agen penggerak pembangunan khususnya dalam aspek human development (pembangunan sumber daya manusia/SDM).

Mengusung Semangat "Energizing Indonesia" atau memberikan energi bagi bangsa, Pertamina tidak hanya menyediakan energi namun turut berkontribusi pada pembangunan SDM, baik dalam organisasi perusahaan, maupun komunitas dan masyarakat luas.

Hal tersebut disampaikan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto pada acara Conference on the Future of ASEAN Human Development 2025 di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta.


Dalam mengembangkan organisasi, Pertamina konsisten mendorong pengembangan kapasitas dan kepemimpinan di lingkungan perusahaan. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah implementasi Respectful Workplace Policy (RWP) sejak tahun 2021, di mana kebijakan ini mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif. 

Terbukti, hingga akhir 2024, pemimpin perempuan di Pertamina telah mencapai 18,4 persen dari total pemimpin di Pertamina Group. Jumlahnya ditargetkan akan terus ditingkatkan hingga mencapai 25 persen. 

Perwira (sebutan bagi Pekerja Pertamina), juga dibekali dengan berbagai program peningkatan kompetensi untuk bidangnya masing-masing, seperti Competency Development Program dan Sustainability Academy. 

Sementara untuk pengembangan masyarakat, Pertamina menjalankan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) seperti Beasiswa Sobat Bumi, Sekolah Energi Berdikari, Pertamina Goes to Campus, hingga pendampingan terhadap pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta dukungan generasi muda di bidang olahraga, seni dan budaya. 

Pembangunan SDM ala Pertamina tak hanya dijalankan dengan kegiatan pengembangan kompetensi. Juga, melalui optimalisasi peran Pertamina dalam penyediaan energi, sehingga berdampak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Andy menjelaskan, salah satu langkah konkretnya melalui program kerja BBM Satu Harga yang menyediakan BBM hingga wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). 

Pertamina memastikan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan energi BBM dengan harga yang sama, sehingga mewujudkan keadilan energi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan pada akhirnya mencapai kesejahteraan sosial. Hingga Juni 2025, program ini telah menjangkau 573 lokasi di seluruh Indonesia.

Pertamina juga memiliki program dekarbonisasi, atau pengurangan emisi karbon dioksida baik pada implementasi bisnisnya maupun program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) seperti Hutan Lestari dan Desa Energi Berdikari. 

Program TJSL ini menggunakan metode pengembangan masyarakat, sehingga masyarakat dapat mandiri energi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungannya.  

"Pembangunan nasional merupakan tanggung jawab bersama. Namun Pertamina memiliki peran strategis, tidak hanya memiliki kekuatan untuk memasok energi bagi Indonesia, tetapi juga kemampuan untuk memberi energi bagi rakyatnya demi masa depan yang lebih baik," demikian Andi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya