Berita

Presiden Prabowo Subianto di SRMA 10 yang berlokasi di Pusdiklat Margaguna, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 September 2025 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Perdana Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Jaksel

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 15:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 yang berlokasi di Pusdiklat Margaguna, Jakarta Selatan, pada Kamis, 11 September 2025. 

Kunjungan tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan sejak Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia diresmikan secara serempak pada Juli lalu. 

Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 13.27 WIB dengan mengenakan baju safari krem, didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo.


Dalam kunjungannya, Prabowo menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat telah berkembang pesat dan kini telah berdiri sebanyak 100 sekolah di berbagai daerah. 

Ia menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 165 sekolah pada akhir September dan mencapai 500 sekolah dalam beberapa tahun mendatang.

“Target kita adalah 500 Sekolah Rakyat di daerah-daerah kantong masyarakat yang paling tertinggal, terutama kelompok ekonomi terbawah,” ujar Prabowo dalam pidatonya di hadapan para siswa dan guru.

Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga ekonomi terbawah agar mereka memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Secara statistik, itu desil 1 dan 2, tetapi saya juga merencanakan untuk menjangkau desil 3, 4, dan 5. Semua anak-anak kita harus mendapat pendidikan dengan fasilitas yang baik. Kita tidak boleh tertinggal dari bangsa lain,” tegasnya.

Presiden juga menyoroti pentingnya lingkungan belajar yang nyaman untuk membangun kepercayaan diri siswa, khususnya bagi mereka yang sempat putus sekolah.

“Anak-anak yang sebelumnya minder karena kondisi ekonomi keluarganya, kita tarik, kita beri lingkungan terbaik agar mereka percaya diri dan mendapat pendidikan yang layak,” ungkapnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya