Berita

Menhut Raja Juli (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Raja Juli Minta Maaf ke Prabowo Soal Main Domino Bareng Aziz Wellang

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 14:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni akhirnya buka suara terkait kontroversi dirinya yang tertangkap kamera bermain domino bersama mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding dan mantan tersangka pembalakan liar, Aziz Wellang.

Raja Juli menegaskan tidak ada motif khusus dalam pertemuan itu selain menghadiri undangan Karding di Posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). 

Ia mengaku hanya sempat bermain sebentar dan tidak mengetahui siapa lawan mainnya. 


“Saya cuma main dua kali, setelah itu saya pulang. Dan saya tidak tahu sama sekali status teman main saya yang kiri dan kanan,” tegasnya.

Meski begitu, ia menyadari bahwa peristiwa tersebut menimbulkan kegaduhan publik dan menyeret nama Presiden. Karena itu, Raja Juli menyampaikan permintaan maaf secara khusus kepada Kepala Negara dan seluruh rakyat Indonesia.

“Namun demikian, dari hati yang terdalam, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Pak Presiden Prabowo, kepada Komisi IV mitra saya, dan terutama maaf saya tentu kepada masyarakat Indonesia atas kericuhan yang terjadi karena foto yang beredar tersebut,” ucapnya.

Raja Juli menambahkan, kasus ini menjadi pelajaran penting baginya untuk lebih berhati-hati sebagai pejabat publik. 

“Saya berharap ini menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih hati-hati, lebih aspiratif, lebih mampu membaca sensitivitas masyarakat,” kata dia. 

Sebelumnya, klarifikasi serupa sempat disampaikan Raja Juli lewat akun Instagram pribadinya. Ia menjelaskan tidak mengenal Aziz Wellang maupun Andi Rukman Nurdin Karumpa yang juga ikut dalam permainan tersebut.

Aziz Wellang diketahui sejak November 2024 telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembalakan liar oleh Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Sementara Nurdin Karumpa merupakan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Olahraga Domino Indonesia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya