Berita

FPPJ menggelar Doa Bersama Jaga Jakarta di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Kamis 4 September 2025. (Foto: Dokumentasi FPPJ)

Nusantara

Chiko Hakim: Kondisi Jakarta Tetap Terkendali

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 05:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menggelar Doa Bersama Jaga Jakarta agar ibu kota senantiasa damai dan tidak ada lagi unjuk rasa yang berujung anarkis di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Kamis 4 September 2025.

Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi, Informasi, dan Sosial Chiko Hakim mengatakan meski ada unjuk rasa yang berujung kericuhan, kondisi Jakarta tetap terkendali. 

Ia menyampaikan bahwa semua pelayanan publik berjalan normal, termasuk Car Free Day (CFD) dan layanan Transjakarta, meski beberapa halte sedang diperbaiki dan layanan digratiskan hingga 7 September 2025.


"Jakarta cukup adem," kata Chiko.

Politikus PDIP itu menekankan pentingnya menjaga persatuan, keberagaman, dan keamanan kota. 

Ia juga menyoroti arah kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang memprioritaskan pembangunan manusia melalui program KJP, pemutihan ijazah, serta penguatan pasukan damkar dan PPSU. 

“Semua pihak diharapkan berkontribusi melalui pemikiran maupun tindakan nyata. Kota ini adalah rumah kita bersama,” jelasnya.

Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Muhammad Matsani mengaku bersyukur atas peran warga dalam menjaga Jakarta

"Warga berperan penting dalam menjaga persatuan dan keamanan ibu kota," kata Matsani.

Sementara itu, Ketua FPPJ Endriansah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pola pikir positif dan memperkuat narasi persatuan, sekaligus memberi ruang bagi pemerintah untuk bekerja.

"Jakarta adalah rumah bersama yang harus dijaga," kata Endriansah.

Imam Besar FBR KH Lutfi Hakim menilai, peristiwa unjuk rasa sepekan kemarin merupakan dampak hilir dari persoalan yang lebih mendasar, seperti kemiskinan, sulitnya lapangan kerja, dan PHK. 

“Akumulasi kekecewaan masyarakat pada akhirnya memuncak pada perilaku yang sulit dikendalikan," kata Lutfi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya