Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Melonjak Lagi

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia kembali melanjutkan reli ke rekor tertinggi seiring data ketenagakerjaan Amerika yang lebih lemah dari perkiraan. 

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) melaporkan jumlah lowongan kerja menyusut lebih besar dari perkiraan pada Juli, dengan tingkat perekrutan yang moderat. Kondisi ini dinilai mencerminkan pelemahan pasar tenaga kerja, sehingga meningkatkan keyakinan bahwa the Fed akan memangkas suku bunga acuan.

Perseteruan antara Presiden AS Donald Trump dengan Gubernur Fed Lisa Cook kian memanas. Cook memaparkan secara lebih rinci penentangannya terhadap upaya  Trump untuk mencopotnya dari jabatannya. 


Permintaan aset safe haven tetap kuat di tengah ketidakpastian global dan emas diperdagangkan di wilayah rekor sebelum rilis data tersebut. 

Dikutip dari Reuters, harga emas spot melonjak 1,2 persen menjadi 3.576,59 Dolar AS per ons pada perdagangan Rabu 3 September 2025 waktu setempat setelah sempat menyentuh rekor 3.578,50 Dolar AS. 

Sementara, harga emas berjangka AS ditutup menguat 1,2 persen menjadi 3.635,50 Dolar AS per ons.

Harga logam lainnya; perak meningkat 1,1 persen menjadi 41,34 Dolar AS per ons, level tertinggi sejak September 2011. 

Platinum melambung 2,2 persen ke 1.434,17 Dolar AS. Paladium menguat 1,8 persen menjadi 1.155,05 Dolar AS.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya