Berita

Kegiatan peresmian Desa Energi Berdikari Pertamina (Desa Singapure, Rantau Dedap, & Sungai Gerong), di Desa Singapure, Kamis, 28 Agustus 2025. (Foto: Dokumentasi Pertamina)

Bisnis

Tiga Desa Energi Berdikari Diresmikan Pertamina di Sumsel

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 21:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Energi berkelanjutan yang inklusif bagi masyarakat, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) terus digalakkan PT Pertamina.

Salah satunya melalui program unggulan Desa Energi Berdikari (DEB), yang tidak sekadar menghadirkan akses energi bersih, namun juga mendorong pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Program adalah inisiatif Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta mempercepat pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan. Program ini sesuai dengan Asta Cita nomor 6, yaitu membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.


Tidak tanggung-tanggung Pertamina meresmikan langsung Program DEB di tiga lokasi Provinsi Sumatera Selatan, yakni Desa Singapure (Kabupaten Lahat), Desa Rantau Dedap (Kabupaten Muara Enim), dan Desa Sungai Gerong (Kabupaten Banyuasin). 

Acara peresmian dipusatkan di Desa Singapure, Lahat, pada 28 Agustus 2025 dengan mengusung tema “Energizing Community in South Sumatera through Sustainable and Inclusive Energy Transition”.

VP CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto mengatakan bahwa Program DEB Pertamina menghadirkan energi untuk kemajuan masyarakat. Sustainability, sambungnya, menjadi kata kunci di setiap DEB Pertamina di seluruh Indonesia.

“Kami hadir untuk masyarakat, menghadirkan energi sekaligus membuka jalan bagi peningkatan pendapatan mereka. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan,” ujar Rudi kepada wartawan, Jumat, 29 Agustus 2025.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, juga menekankan bahwa program DEB menjadi merupakan kontribusi Pertamina dalam mendukung transisi energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Program Desa Energi Berdikari bukan hanya menghadirkan energi ramah lingkungan, tetapi juga menjadi katalisator tumbuhnya ekonomi desa,” jelas Fadjar.

Kepala Cabang Dinas ESDM Regional IV Sumatera Selatan, Juhansyah yang ikut hadir dalam peresmian menyampaikan apresiasinya untuk Pertamina.
 
“DEB Pertamina tidak hanya memberikan kemandirian energi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sejalan dengan target Net Zero Emission 2060,” jelas Juhansyah.

Pengembangan DEB di Sumatera Selatan berfokus pada dua aspek utama. Pertama, melalui penyediaan energi terbarukan, melalui standarisasi infrastruktur PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

Kedua, pemberdayaan ekonomi lokal dengan mengoptimalkan produksi kopi, pertanian, perikanan, serta pengembangan ekowisata.

Program DEB Sumatera Selatan menjadi dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Di Desa Singapure, Kabupaten Lahat, masyarakat mendapatkan fasilitas PLTS berkapasitas 2,2 kWp, dan tersambung ke fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, BumDes, dan kantor desa.

Selain itu, desa ini juga terdapat PLTMH berkapasitas 10 kWh yang dapat bermanfaat untuk rumah warga. Dukungan tambahan lainnya, desa ini juga terdapat fasilitas berupa mesin pengolah kopi, fasilitas dome kopi, kolam ikan, dan bioplok ikan dengan aerator berbasis energi surya.

Dampak kebermanfaatan masyarakat lain di Desa Rantau Dedap, Kabupaten Muara Enim di antaranya fasilitas PLTMH berkapasitas 47 kWh, untuk kebutuhan rumah warga, masjid, sekolah, UMKM, dan penerangan jalan sepanjang 4 km, serta diberdayakan sebagai wisata edukasi pertanian dengan panen kentang dan strawberry.

Sementara itu, di Desa Sungai Gerong, Kabupaten Banyuasin, warga sekitar juga difasilitasi PLTS total kapasitas 22 kwp, yang bermanfaat untuk fasilitas umum berupa posyandu, UMKM olahan perikanan, sekolah PAUD, dan Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan), nelayan dan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) Perikanan.

Melalui DEB, Pertamina berharap dapat memperluas akses energi berkelanjutan, mendukung kemandirian desa, serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan Net Zero Emission 2060.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya