Berita

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar tahlil untuk mendiang Affan Kurniawan, di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat 29 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Nusantara

Massa HMI Tahlilan di Depan Mabes Polri

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 19:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar tahlilan  untuk almarhum Affan Kurniawan di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, pada Jumat 29 Agustus 2025.

Rangkaian doa tersebut dilakukan usai massa HMI bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri.

Ketua HMI MPO Cabang Jakarta Selatan, Fadhlan Rahman Muhammad Rajab mengatakan bahwa aksi turun ke jalan kali ini lahir dari duka dan kemarahan atas tindakan aparat yang dinilai sewenang-wenang.


“Kami hadir karena akibat dari apa yang dilakukan anggota Brimob di Cikini dan Kwitang. Tadi malam saat kami melihat berita, hati saya menangis,” kata Fadhlan.

Fadhlan mengatakan, tragedi tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan aparat yang dibiayai dari pajak rakyat.

“Pajak yang dibayar oleh rakyat, digunakan oleh para aparat untuk serta merta membunuh masyarakat itu sendiri. Membunuh rakyat itu sendiri,” kata Fadhlan.

Ia menambahkan, usai massa aksi dari HMI dan GMNI membubarkan diri, pihaknya tetap bertahan di depan Mabes Polri untuk mengirimkan doa bagi almarhum Affan.

“Kami kirimkan suratul Fatihah, Yasin, dan tahlil untuk saudara Affan,” pungkas Fadhlan.

Adapun aksi tersebut digelar buntut kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21), yang dilindas mobil rantis Brimob di kawasan Tanah Abang pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya