Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: AFP)

Dunia

Trump Setujui Penjualan 3.350 Rudal Jelajah ERAM ke Ukraina

MINGGU, 24 AGUSTUS 2025 | 15:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyetujui penjualan 3.350 rudal jelajah Extended Range Attack Munition (ERAM) ke Ukraina.

Mengutip laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu, 24 Agustus 2026, kesepakatan ini bernilai sekitar 850 juta dolar AS, yang sebagian besar didanai oleh negara-negara Eropa. 

Pengiriman pertama rudal tersebut diperkirakan tiba di Ukraina dalam enam minggu mendatang. 


Namun, penjualan ini datang dengan syarat ketat di mana Ukraina diwajibkan memperoleh persetujuan resmi dari Pentagon sebelum mengerahkan rudal-rudal tersebut.

“Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Angkatan Udara Ukraina untuk melancarkan serangan jarak jauh, tetapi penggunaan setiap rudal tetap harus disetujui Washington,” tulis WSJ mengutip sumber anonim dari pemerintahan AS.

Rudal ERAM dikembangkan sebagai solusi hemat biaya untuk memperkuat kemampuan serangan udara jarak jauh. 

Dengan jangkauan hingga 400 kilometer dan basis bom seberat 227 kilogram rudal ini dilengkapi mesin turbofan yang memungkinkan kecepatan minimal 0,6 Mach.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya