Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Likuiditas Perekonomian Juli Naik 6,5 Persen

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juli 2025 tumbuh lebih tinggi. 

Bank Indonesia (BI) mengatakan pertumbuhan M2 pada Juli 2025 tercatat sebesar 6,5 persen year on year (yoy) menjadi Rp 9,5 triliun, dibandingkan pertumbuhan Juni 2025 sebesar 6,4 persen (yoy).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 8,7 persen  (yoy) dan uang kuasi sebesar 4,8 persen (yoy).      


"Perkembangan M2 pada Juli 2025 terutama dipengaruhi oleh aktiva luar negeri bersih dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus)," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan, dalam keterangannya yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat 23 Agustus 2025. 

Aktiva luar negeri bersih pada Juli 2025 juga mengalami pertumbuhan sebesar 7,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,9 persen (yoy), sehingga tercatat sebesar Rp2 triliun.

Tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) terkontraksi sebesar 6,2 persen (yoy) menjadi Rp709,8 triliun, lebih kecil dari kontraksi Juni 2025 sebesar 8,2 persen (yoy).

Dari sisi penyaluran kredit pada Juli 2025, tercatat tumbuh sebesar 6,6 persen (yoy) menjadi Rp7, 9 triliun, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 7,6 persen (yoy).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya