Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Dolar AS Loyo setelah Trump Minta Cook Mundur

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) merosot setelah Presiden Donald Trump meminta Gubernur Federal Reserve Lisa Cook mengundurkan diri.

Trump mengutip tuduhan yang dibuat oleh salah satu sekutu politiknya bahwa Cook terlibat penipuan hipotek di Michigan dan Georgia. Trump juga telah memberi tahu para ajudannya bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk memecat Cook. 

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang termasuk Yen dan Euro, terakhir turun 0,13 persen dan berada di level 98,20 pada penutupan perdagangan Rabu 20 Agustus 2025 atau Kamis dini hari WIB. 


Sementara Euro menguat 0,09 persen di level 1,1657 Dolar AS.

Dolar AS turun dari level terendahnya setelah risalah rapat Fed pada 29-30 Juli menunjukkan bahwa dua pembuat kebijakan Fed, Waller dan Bowman, tidak setuju dengan keputusan bank sentral AS untuk tidak mengubah suku bunga. Keduanya justru menyuarakan dukungan untuk menurunkan suku bunga. 

Yen Jepang menguat 0,32 persen terhadap greenback menjadi 147,2 per Dolar AS.

Pasar kini menantikan apakah Ketua The Fed Jerome Powell akan menolak ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada pertemuan The Fed 16-17 September mendatang. 

Dolar Selandia Baru turun 1,12 persen menjadi 0,5826 Dolar AS, level terendah dalam empat bulan, setelah bank sentral negara itu memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke level terendah dalam tiga tahun terakhir di 3,00 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya