Berita

Ilustrasi UMKM. (Foto: Humas DPRD DKI)

Bisnis

Kemudahan Akses Permodalan Bantu UMKM Naik Kelas

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masih mengalami kesulitan mengembangkan usaha. Salah satu faktor yakni keterbatasan akses permodalan.

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jajarta Suhud Alynudin, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar semakin tanggap dalam meningkatkan produk UMKM.

Misalnya, membantu dalam aspek permodalan dan pembinaan secara bertahap. Sehingga mampu bersaing dengan produk UMKM lainnya.


“Permudah akses bantuan modal dari perbankan. Mendorong UMKM itu semakin berkembang,” ujar Suhud, lewat keterangan resminya seperti dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2025.

Suhud meminta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta bukan hanya fokus memberikan pelatihan terhadap pelaku UMKM. Melainkan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual yang tinggi.

“UMKM ini harus ditingkatkan kelasnya. Artinya, menuntut pemerintah semakin tanggap mendorong peningkatan UMKM,” kata Suhud.

Selain itu, Suhud menyoroti terkait Lokasi Sementara (Loksem) dan Lokasi Binaan (Lokbin) yang tidak diisi oleh pelaku UMKM. Padahal, fasilitas tersebut dapat memaksimalkan usahanya melalui Loksem maupun Lokbin.

“Perlu perhatian serius terutama terkait dengan peluang-peluang yang memungkinkan masyarakat dapat menjual produknya secara langsung,” pungkas dia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya