Berita

Ilustrasi (Foto: Dok Pertamina NRE)

Bisnis

Investasi Pertamina NRE Berbuah Manis, Laba bersih CREC Melonjak 38 Persen

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 15:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) mencatatkan kinerja yang positif di Semester I-2025. 

Perusahaan afiliasi yang baru diakuisisi 20 persen sahamnya oleh Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) pada 18 Juni 2025 lalu itu, membukukan peningkatan pendapatan hingga 28 persen. 

Kinerja apik itu menunjukan bahwa investasi Pertamina NRE di CREC adalah keputusan yang tepat.


“Kami sangat mengapresiasi kinerja positif CREC. Capaian tersebut menunjukkan CREC sebagai perusahaan yang tidak hanya sehat tapi juga memiliki daya saing yang tinggi dan potensi pertumbuhan bisnis yang besar. Kami semakin percaya bahwa kami telah mengambil keputusan investasi yang tepat dengan mengakuisisi 20 persen saham CREC Juni lalu,” tutur John Anis, CEO Pertamina NRE, dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa 19 Agustus 2025.

Pada semester I tahun ini, CREC mencatatkan pendapatan sebesar 2,66 miliar Peso atau sekitar Rp755,44 miliar. Meningkat 28 persen dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu. 

Begitu juga EBITDA sebesar 22 persen, yang dicatatkan pada nilai 932 juta Peso atau sekitar Rp264,69 miliar). Sedangkan laba bersih mencapai 630 juta Peso atau sekitar Rp178,92 miliar), melonjak 38 persen. 

Pertumbuhan positif tersebut dikontribusikan terutama dari meningkatnya penjualan listrik, di mana CREC menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen industri di Filipina.

Investasi Pertamina NRE di CREC pada 18 Juni lalu turut disambut positif oleh pasar modal Filipina. 

Hal ini ditunjukkan melalui harga saham CREC: dibuka pada awal tahun 2025 di angka 3,24 Peso (sekitar Rp920,16 per lembar saham), lalu di akhir Juni 2025 naik ke 4,01 Peso (sekitar Rp1.139 per lembar saham). 

Pada penutupan pasar akhir pekan lalu, Jumat 15 Agustus 2025 menyentuh angka 4,21 Peso (sekitar Rp1.195 per lembar saham), atau meningkat 30 persen sejak awal tahun 2025.

CREC berkomitmen untuk mencapai target penambahan kapasitas terpasang sebesar 5 gigawatt (GW) dalam 5 tahun, di mana tahun ini akan mencapai 1 GW pertama.

Investasi Pertamina NRE di CREC turut menambah kapasitas terpasang energi terbarukan hingga 2.842 megawatt (MW) di semester I tahun ini, atau meningkat 14 persen dari periode yang sama tahun lalu. 

Melalui kerja sama strategisnya dengan Pertamina NRE, CREC juga memiliki akses untuk melakukan investasi bersama di sektor energi terbarukan di Indonesia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya