Berita

Presentasi Prof Awalil Rizky/Tangkapan Layar RMOL

Politik

Peta Jalan Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Prabowo Harus Diubah

Jika Ingin Naik Kelas
SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 22:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto didorong mengubah peta jalan kebijakan ekonomi jika ingin Indonesia naik kelas.

Demikian disampaikan ekonom senior dari Bright Institute Profesor Awalil Rizky dalam acara Forum Insan Cita secara virtual dengan tema "Bagaimana Kondisi, Pencapaian dan Tantangan Sosial-Ekonomi Indonesia Setelah 80 Tahun Indonesia Merdeka" di Jakarta, Senin malam, 18 Agustus 2025.

Menurutnya, Indonesia akan tetap terjebak menjadi negara berpendapatan meningkat, namun tidak ada peta jalan, tidak ada rencana strategis.


Bahkan, kata Prof Awalil, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) yang saat ini dirancang sejak lama akan memastikan Indonesia masih akan tetap di negara berpendapatan menengah. 

“Sekarang menengah atas di rangking bawah,” kata Prof Awalil Rizky.

Ia khawatir jika Indonesia diserang krisis ekonomi dan resesi, maka prestasi Indonesia menjadi negara maju akan sirna.

“Kita akan kembali menengah bawah. Rakyatnya dari cerita di atas tadi bergerombol di sekitar garis kemiskinan,” kata Prof Awalil.

Meski demikian, Prof Awalil mengaku bersyukur bahwa di usia ke-80 tahun kemerdekaan, Indonesia menjadi negara yang secara fisik ada kenyamanan dalam transportasi umum dan gaya hidup masyarakat yang mulai membaik.

“Tapi yang terpinggir kan juga masih sangat banyak,” demikian Prof Awalil.




Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya