Berita

TB Hasanuddin (RMOL)

Pertahanan

Panglima TNI Perlu Susun Petunjuk Senior-Junior Buntut Tewas Prada Lucky

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 15:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) yang tewas usai disiksa senior disorot Komisi I DPR. Panglima TNI diminta menyusun aturan petunjuk agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Saya berharap kepada Panglima TNI, juga kepada Panglima Kodam di seluruh Indonesia, cobalah sekarang dibuat sebuah petunjuk hubungan yang sehat antara senior dan junior seperti apa," kata anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin kepada wartawan, Selasa, 12 Agustus 2025.

Pensiunan Jenderal TNI yang pernah jadi ajudan Wapres Try Sutrisno ini mengingatkan prajurit TNI jangan arogan lantaran juga bagian dai masyarakat biasa.


"Baik senior maupun junior. Jadi harus ada petunjuk yang jelas seperti apa, sikap dan perlakuan senior pada junior. Seharusnya memberi contoh, memberikan arahan yang positif. Jangan ada sifat arogansi lah," katanya.

"Itu harapan saya," tambah Hasanuddin.

Menurutnya, perlu ada pendampingan psikologis untuk prajurit TNI. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan ada tekanan yang keras selama pelatihan hingga menyebabkan seseorang hilang kendali.

"Ini kan melihat ada kekerasan, apakah ini memang di latar belakangnya, apakah budayanya memang tekanannya cukup keras di situ, jadi memang ada pelampiasan untuk melakukan kekerasan dengan juniornya, Ini perlu ada pendampingan psikolog," tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya