Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers Capaian Sektor ESDM Semester I-2025 pada Senin 11 Agustus 2025/RMOL

Bisnis

Produksi Migas RI Lampaui Target APBN 2025, Tertinggi Sejak 2008

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 10:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja sektor minyak dan gas (migas) pada pertengahan 2025 melampaui target yang ditetapkan APBN. Produksi minyak nasional pada Juni 2025 tercatat menembus 608,1 ribu barel per hari (bph), melampaui target APBN sebesar 605 ribu bph.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pencapaian ini merupakan yang pertama kalinya sejak 2008 target produksi minyak bisa terpenuhi.

“Tahun 2025, target APBN bisa tercapai, dan ini baru pertama sejak 2008,” ujar Bahlil dalam konferensi pers, Senin 11 Agustus 2025.


Sementara di sepanjang semester I 2025, rata-rata produksi minyak mencapai 602,4 ribu bph atau 99,5 persen dari target.

Kinerja yang mulai membaik di tengah penurunan harga komoditas global itu juga terjadi pada produksi gas bumi. Pada Juni 2025, produksi gas tercatat 1,146 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD), atau 114 persen dari target APBN sebesar 1,005 juta MMBOEPD. Rata-rata produksi gas selama semester I mencapai 1,199 juta MMBOEPD atau 119 persen dari target.

“Rata-rata enam bulan, target APBN kita 1,005 MMBOEPD, tapi realisasi sekarang sudah 1,199 MMBOEPD,” tegas Bahlil.

Secara keseluruhan, akumulasi produksi minyak dan gas (migas) nasional pada semester I 2025 tercatat 1,754 MMBOEPD, atau 111,9 persen dari target APBN 2025 sebesar 1,610 MMBOEPD.

“Ini akumulasi minyak dan gas. Sekarang kita sudah mencapai 1,754 MMBOEPD,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya