Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Indeks DXY Menguat Tipis Jelang Rilis Data Inflasi Amerika

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS)  di pasar uang New York  menguat menjelang rilis laporan inflasi Amerika yang dapat membantu menentukan apakah Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan depan.

Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,3 persen menjadi 98,52 pada perdagangan Senin 11 Agustus 2025 atau Selasa pagi WIB.. 

"Dolar AS diperdagangkan sedikit lebih kuat terhadap semua mata uang utama lainnya, meski pergerakannya secara keseluruhan moderat," kata Michael Brown, analis Pepperstone, London, dikutip dari Reuters.


Pekan lalu, Dolar AS anjlok  karena investor menyesuaikan ekspektasi mereka terhadap pemotongan suku bunga the Fed setelah data ketenagakerjaan dan manufaktur Amerika yang lemah.

Dolar sedikit terpengaruh oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang menandatangani perintah eksekutif yang memperpanjang jeda tarif Amerika atas impor China selama 90 hari lagi, sebuah langkah yang menurut beberapa pelaku pasar sudah diperkirakan.

Versus Yen, Dolar AS diperdagangkan 148,085, menanjak 0,2 persen. 

Pasar Jepang tutup pada sesi Senin untuk liburan Mountain Day. 

Euro melemah 0,3 persen menjadi 1,16123 Dolar AS. Poundsterling turun 0,2 persen menjadi 1,34335 Dolar AS.

Dolar Australia berada di posisi 0,6515, diperdagangkan turun 0,2 persen menjelang keputusan kebijakan, Selasa, di mana Reserve Bank of Australia secara luas diprediksi memangkas suku bunga sebesar 25 bps menjadi 3,60 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya