Berita

Logo Golkar/RMOL

Politik

Golkar Paling Sering Diobok-obok Isu Munaslub

MINGGU, 10 AGUSTUS 2025 | 15:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang belakangan ramai diperbincangkan cukup mengejutkan, mengingat kondisi internal partai berlambang pohon beringin itu sedang solid.

“Biasanya Munaslub ini untuk ajang mengganti ketua umum mereka sebelum pada waktunya,” kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Minggu, 10 Agustus 2025.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menyebut wajar jika isu ini memancing perbincangan luas, termasuk di media sosial.


"Dari Golkar sendiri sudah membantah, termasuk juga soal bagaimana bantahan yang disampaikan oleh istana dan tidak ada kaitannya dengan isu Munaslub,” ujarnya.

Menurutnya, dinamika internal Golkar soal pergantian ketua umum memang paling dinamis dibanding partai lain.  Namun Ia mengungkap bahwa para elite Golkar satu per satu telah membantah kabar tersebut.

“Ini yang saya kira harus diakui kalau menghitung rata-rata secara umum Golkar adalah partai politik yang paling banyak diterpa isu, diterpa gonjang-ganjing dan gejolak politik internal,” paparnya.

Meski elite Golkar telah membantah isu ini, ia mengingatkan politik di Indonesia kerap tidak terduga. Peristiwa politik dapat dengan cepat berubah.

 “Saya kira politik kita dalam banyak hal memang penuh dengan gelap gulita, tidak ada yang bisa memprediksi 100 persen. Sesuatu yang diprediksi tidak akan terjadi tapi tiba-tiba itu terjadi," jelasnya.

"Namun saya berdoa supaya partai politik di Indonesia semua kepemimpinannya berjalan sesuai dengan prosedur setiap lima tahun sekali melalui mekanisme yang formal dan tidak melalui proses yang sebenarnya menimbulkan kegaduhan,” pungkas Adi Prayitno.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya