Berita

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto membuka IPPA Fest 2025/Ist

Nusantara

Menteri Imipas Resmi Buka IPPA Fest 2025 di Aloha PIK 2

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 19:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPA Fest) 2025 digelar megah di Pantai Aloha PIK 2, Jumat, 8 Agustus 2025. Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Imipas, Agus Andrianto.

IPPA Fest 2025 ini digelar dengan mengusung tema "Merdeka Berkreativitas Walau Tempat Terbatas".

"IPPA Fest adalah jendela peradaban. Di balik tembok tinggi lembaga pemasyarakatan, tumbuh semangat, keterampilan, dan tekad untuk berubah," kata Agus dalam sambutannya.


Agus mengatakan, festival ini bukan sekadar selebrasi seni atau pameran produk warga binaan, melainkan panggung transformasi dan kemanusiaan.

Festival menampilkan karya seni, kerajinan tangan, kuliner, tekstil, hingga seni rupa ini merupakan hasil pembinaan kreatif dari warga binaan di berbagai Lapas dan Rutan.

"IPPA Fest adalah ajakan terbuka untuk tidak menutup pintu bagi mereka yang ingin berubah,” lanjutnya.

Di sisi lain, ia mengapresiasi seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, pembina di Lapas dan Rutan, organisasi sosial, serta mitra industri yang telah mendukung penuh penyelenggaraan IPPA Fest.

Secara khusus, ia menyebut kontribusi jajaran Direksi PT Pantai Indah Kapuk 2 (Pengelola Aloha PIK 2) yang menyediakan lokasi dan fasilitas festival.

“Kolaborasi dengan dunia usaha dan pelaku industri sangat penting agar karya warga binaan bisa menjangkau pasar nasional dan internasional. Ini bagian dari ekonomi kreatif inklusif yang berkelanjutan,” lanjut Agus.

IPPA Fest 2025 membuka ruang publik untuk melihat warga binaan bukan objek penghukuman, melainkan subjek pembinaan yang layak dihargai dan diberi peluang.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, IPPA Fest 2025 resmi dibuka," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya