Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Tarif AS Mulai Berlaku, Harga Minyak Melemah

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 10:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali melemah di awal perdagangan Asia pada Jumat, 8 Agustus 2025, sehari setelah tarif baru Amerika Serikat (AS) resmi berlaku.

Minyak menuju penurunan mingguan terbesar sejak Juni, karena para pedagang menilai bahwa upaya AS untuk mengakhiri perang di Ukraina tidak akan mempengaruhi pasokan, bahkan ketika Washington menjatuhkan sanksi kepada India karena mengimpor minyak mentah Moskow.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun tipis tiga sen menjadi 66,40 Dolar AS per barel, dan diperkirakan merosot lebih dari 4 persen sepanjang pekan ini. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga turun enam sen atau 0,1 persen ke 63,82 Dolar AS per barel, dengan potensi penurunan mingguan lebih dari 5 persen.


Kenaikan tarif AS terhadap sejumlah mitra dagang yang mulai berlaku pada Kamis memicu kekhawatiran akan melemahnya ekonomi global. Menurut analis ANZ Bank, hal ini berpotensi menurunkan permintaan minyak mentah.

Harga minyak sebelumnya juga sudah tertekan akibat keputusan OPEC+ akhir pekan lalu yang akan menghentikan pemangkasan produksi terbesar mereka mulai September, lebih cepat dari rencana awal.

Di pasar berjangka, WTI sudah anjlok enam hari berturut-turut hingga Kamis, menyamai rekor penurunan terakhir pada Desember 2023. Jika kembali turun pada Jumat, ini akan menjadi rangkaian penurunan terpanjang sejak Agustus 2021.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya