Berita

Joko Widodo (Jokowi) dan Bahlil Lahadalia (kanan)/Net

Politik

Isu Munaslub Golkar Makin Santer, Bahlil Bukan Pilihan Kader Lagi?

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 10:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar semakin santer terdengar. 

Menurut Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, selama Bahlil Lahadalia masih menjabat ketua umum maka isu Munaslub akan selalu nyaring terdengar. 

“Sejak awal Bahlil bukanlah caketum yang dikehendaki kader Golkar. Karena itu, riak-riak isu Munaslub kemungkinan akan kembali mengemuka selama Bahlil menjadi ketum Golkar,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Jumat 8 Agustus 2025. 


Teranyar, isu Munaslub yang mencuat pun diakui Ridwan Hisjam, kader senior Golkar. Menurut Ridwan, Munaslub Golkar bukan baru mencuat belakangan ini. Tetapi, sudah lama ada dorongan Munaslub dari kader di akar rumput.

Jamiluddin berpandangan, terus berulangnya muncul isu Munaslub di Golkar mengindikasikan adanya masalah kepemimpinan di Golkar, khususnya ketum. 

“Masalah ini bisa jadi sudah mengemuka sejak awal Bahlil muncul sebagai caketum, katanya. 

Menurut Jamiluddin, riak-riak Munaslub itu sangat masuk akal, mengingat sejak awal kemunculan Bahlil sebagai ketua umum sangat di luar prediksi. Bahlil sebagai junior di Golkar tiba-tiba menjadi kandidat terkuat sebagai ketum. 

“Hal ini tak lazim di Golkar mengingat selama ini yang muncul menjadi caketum para elite Golkar yang sudah senior,” ujarnya. 

Atas dasar itu, Jamiluddin menilai bahwa munculnya Bahlil sebagai ketua umum dinilai bukan keinginan dari akar rumput kader Golkar. Bukan juga dari elite internal Golkar.

“Bahlil justru dinilai titipan dari penguasa saat itu. Kesannya, elite Golkar tak kuasa menolak keinginan penguasa tersebut,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya