Berita

Maskapai penerbangan Pelita Air/Ist

Bisnis

Pelita Air Tambah Pesawat ke-14 Perluas Jangkauan

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 20:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelita Air mendatangkan satu unit pesawat Airbus A320 berkode registrasi PK-PWO.

Kehadiran pesawat ke-14 ini dirancang untuk menunjang operasional penerbangan menuju 17 kota tujuan unggulan, yaitu Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Lombok, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Kendari, Ambon, dan Sorong.

“Penambahan armada ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam mendukung konektivitas udara antarwilayah. Dengan jumlah pesawat yang terus bertambah, kami optimis dapat memberikan layanan lebih luas dan andal bagi pelanggan,” kata Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan, Kamis, 7 Agustus 2025.


Langkah ini juga mempertegas posisi Pelita Air sebagai maskapai yang konsisten menghadirkan penerbangan aman, nyaman, dan tepat waktu.

Selain memperbesar kapasitas layanan, pertumbuhan armada ini juga mendorong efisiensi operasional dan pengembangan rute. Salah satu ekspansi strategis yang tengah disiapkan adalah pembukaan rute internasional Jakarta–Singapura–Jakarta pada 18 Agustus 2025, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan internasional dan menjawab kebutuhan pasar.

Pesawat Airbus A320 dipilih karena keunggulannya dalam efisiensi bahan bakar, desain kabin yang ergonomis, dan kapasitas 180 kursi yang ideal untuk rute jarak pendek hingga menengah.

Seluruh unit dilengkapi fitur modern yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penumpang selama perjalanan.

Menunjang pengalaman tersebut, Pelita Air terus menghadirkan inovasi layanan di dalam pesawat. Salah satunya melalui aplikasi PASflix, platform hiburan yang dapat diakses langsung dari perangkat pribadi melalui Wi-Fi gratis di dalam kabin.

Penumpang dapat menikmati berbagai konten menarik mulai dari film, serial, hingga fitur interaktif On-Board Chat. 

Tak hanya itu, Pelita Air juga memperkenalkan layanan Dine in the Air, yang memungkinkan penumpang memesan hidangan hangat pilihan sebelum keberangkatan.

Sementara itu, sebagai bagian dari standar layanan medium, seluruh penumpang tetap mendapatkan roti lembut gratis untuk menemani perjalanan mereka.

Sebagai bagian dari Pertamina, Pelita Air terus berkomitmen menjadi maskapai pilihan masyarakat. Dengan fokus pada keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu, Pelita Air berkomitmen menghadirkan layanan yang relevan, modern, dan sesuai dengan harapan pelanggan masa kini.

“Pelita Air merupakan representasi komitmen Pertamina menghadirkan layanan transportasi udara yang dapat diandalkan dan menjangkau berbagai wilayah Indonesia,” tambah Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya