Berita

Pasar Karet Pedurenan di Jalan Karet Belakang Barat, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan/Ist

Nusantara

FPPJ:

Pasar Karet Pedurenan Mendesak Direvitalisasi

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 15:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kondisi Pasar Karet Pedurenan di Jalan Karet Belakang Barat, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, selama bertahun-tahun makin memprihatinkan.

Pasar yang berada di kawasan elite di Jakarta Selatan itu sudah lama mengalami kerusakan parah dan tidak layak digunakan. 

Aktivitas perdagangan pun kini hanya menyisakan 29 pedagang. Dari jumlah tersebut, dua pedagang telah pindah secara mandiri dan 27 pedagang akan direlokasi ke Pasar Karbela, yang berlokasi di belakang Mal Ambasador, sekitar satu kilometer dari lokasi pasar. 


Proses undian kios bagi pedagang rencananya akan dilakukan pada 15 Agustus 2025.

Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriyansah mengatakan, revitalisasi Pasar Karet Pedurenan sangat mendesak dilakukan mengingat wilayah pasar tersebut kini telah beralih fungsi menjadi kawasan komersial.

“Pasar Karet Pedurenan memiliki nilai strategis dan historis. Revitalisasi diperlukan agar pedagang kecil tetap memiliki tempat usaha yang layak di tengah perkembangan kawasan,” kata Endriyansah dalam keterangannya, Rabu 6 Agustus 2025.

Menurutnya, rencana pengembangan pasar tersebut sebelumnya telah diarahkan untuk dibangun sebagai kawasan mix used atau pasar terpadu yang mencakup ruang usaha, pusat oleh-oleh Jakarta, serta hunian.

“Kami berharap revitalisasi ini dapat segera direalisasikan dan melibatkan pedagang sebagaimana program Pramono Anung-Rano Karno dalam kampanye lalu, serta warga sekitar agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat bagi semua pihak,” pungkasnya.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya