Berita

Menko Pangan Zulkifli Hasan di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu ,6 Agustus 2025/RMOL

Bisnis

Zulhas Klaim Tarif Trump Berdampak Kecil pada Ketahanan Pangan RI

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 14:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kebijakan tarif yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan pangan Indonesia.

Hal itu disampaikan Zulhas sebelum menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2025.

“Insya Allah pengaruhnya kecil ya,” ujar Zulhas ketika ditanya soal dampak tarif tersebut.


Menurutnya, sebagian besar komoditas pangan yang diproduksi di Indonesia tidak terlalu bergantung pada impor dari Amerika Serikat. 

Namun, ia mengakui ada beberapa komoditas penting seperti gandum dan kedelai yang memang masih didatangkan dari luar negeri.

“Kan kalau yang dari Amerika gandum, kita gak bisa (produksi). Kedelai juga kita gak bisa, produksinya hampir gak ada,” jelasnya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai angka produksi dalam negeri untuk kedelai, Zulhas menyebut kontribusinya memang sangat kecil. 

“95 persen impor, (produksinya) sangat kecil,” kata dia.

Meski demikian, ia menekankan bahwa impor kedelai Indonesia tidak sepenuhnya bergantung pada Amerika Serikat. Saat ini, sebagian besar pasokan kedelai justru didatangkan dari Kanada.

“Kita impornya itu tergantung Amerika. Kalau harganya kompetitif, kita kan sekarang impornya dari Kanada. Kalau Amerika bisa kasih harga yang sama, nanti pengusaha kita impornya ke Amerika,” terang Zulhas.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya