Berita

Presiden AS, Donald Trump/Net

Bisnis

Balasan Tarif untuk AS Ditunda, UE Buka Peluang Perundingan

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 12:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Eropa (UE) akan menangguhkan dua paket tindakan balasannya terhadap tarif Amerika Serikat (AS) selama enam bulan setelah mencapai kesepakatan dengan Presiden AS Donald Trump.

Juru bicara Komisi pada menegaskan, perjanjian Uni Eropa-AS masih menyisakan banyak pertanyaan, termasuk tarif untuk minuman beralkohol.

Perintah eksekutif Trump minggu lalu yang menetapkan tarif sebesar 15 persen untuk sebagian besar barang Uni Eropa (UE) tidak mencakup pengecualian seperti untuk mobil dan suku cadang mobil.


Para pejabat UE mengatakan bahwa mereka memperkirakan akan ada lebih banyak perintah eksekutif yang akan segera menyusul.

"Uni Eropa terus bekerja sama dengan AS untuk menyelesaikan Pernyataan Bersama, sebagaimana disepakati pada 27 Juli," ujar juru bicara tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Selasa 5 Agustus 2025. 

"Dengan tujuan-tujuan ini, Komisi akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangguhkan selama enam bulan tindakan balasan Uni Eropa terhadap AS, yang seharusnya mulai berlaku pada 7 Agustus," sambungnya.

Tarif balasan tersebut terdiri dari dua bagian: satu sebagai respons terhadap bea masuk baja dan aluminium AS, dan yang lainnya terhadap tarif dasar dan tarif mobil Trump.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya