Berita

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro/Net

Global

Bolsonaro Dihukum Tahanan Rumah, Trump Bela dengan Sanksi Brasil

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 11:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mahkamah Agung Brasil menjatuhkan hukuman tahanan rumah terhadap mantan presiden Jair Bolsonaro setelah ia dinyatakan melanggar larangan penggunaan media sosial.

Keputusan ini memperdalam ketegangan antara pengadilan dan politisi sayap kanan tersebut, yang sedang diadili atas dugaan rencana kudeta pasca kekalahannya dalam pemilu 2022 dari Presiden Luiz Inácio Lula da Silva.

Hakim Agung Alexandre de Moraes menegaskan bahwa pengadilan tidak akan memberi ruang bagi Bolsonaro untuk mengabaikan aturan.


“Pengadilan tidak akan membiarkan terdakwa memperlakukannya seperti orang bodoh karena kekuatan politik dan ekonominya,” ujar Moraes dengan nada keras, seperti dimuat AFP pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Bolsonaro, 70 tahun, sebelumnya telah dilarang menggunakan media sosial dan menyampaikan pernyataan publik selama proses persidangan. 

Namun, sekutu-sekutunya tetap membagikan rekaman percakapan telepon antara Bolsonaro dan putra sulungnya, Flavio, dalam sebuah aksi solidaritas di Rio de Janeiro.

Menanggapi kegagalan berulang Bolsonaro dalam mematuhi larangan, Moraes memerintahkan tahanan rumah dengan syarat ketat: ia dilarang menerima tamu selain pengacara, tidak boleh menggunakan ponsel, serta diwajibkan tetap berada di rumah pada malam hari dan akhir pekan. 

Polisi Brasil juga menyita sejumlah ponsel di kediamannya di Brasilia.

Putra Bolsonaro, Eduardo, mengecam keputusan tersebut dengan keras.

“Brasil bukan lagi negara demokrasi,” tulis Eduardo di platform X, sambil menyebut Moraes sebagai psikopat yang tak terkendali.

Kasus ini turut menarik perhatian internasional, terutama Amerika Serikat. Presiden Donald Trump menuduh Brasil melakukan perburuan penyihir bermotif politik terhadap sekutunya itu, bahkan menerapkan tarif tinggi terhadap ekonomi terbesar di Amerika Latin tersebut.

Trump juga menjatuhkan sanksi personal terhadap Moraes dengan melarangnya memasuki AS dan membekukan asetnya di bank-bank Amerika.

Kebijakan Trump memicu protes di Brasil, namun juga mendapat dukungan dari basis konservatif Bolsonaro. 

Dalam demonstrasi di Rio, Brasilia, dan Sao Paulo pada akhir pekan, massa terlihat membawa bendera AS dan spanduk bertuliskan "Terima kasih Trump.”

Bolsonaro sendiri tidak hadir dalam demonstrasi karena terikat aturan pengadilan. Meski begitu, ia masih berambisi untuk kembali ke panggung politik, bahkan disebut-sebut berniat maju pada pemilu 2026, meski saat ini dilarang mencalonkan diri.

Jaksa penuntut menuduh Bolsonaro dan tujuh terdakwa lainnya berusaha membatalkan hasil pemilu 2022 melalui rencana kudeta yang gagal karena militer enggan campur tangan. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman hingga 40 tahun penjara.

Perkara Bolsonaro terus dibandingkan dengan peristiwa penyerbuan Gedung Capitol AS oleh pendukung Donald Trump pada Januari 2021. 

Di Brasil sendiri, pada Januari 2023, para pendukung Bolsonaro menyerbu gedung kongres setelah pelantikan Lula, mengacak-acak ruang sidang, serta bentrok dengan polisi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya