Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Ngamuk ke Schumer, Sumpah Serapah Warnai Deadlock Senat AS

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 19:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melancarkan serangan verbal tajam terhadap Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer setelah majelis tinggi Kongres memutuskan reses musim panas tanpa menyetujui puluhan calon pejabat penting yang diajukannya.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menuduh Partai Demokrat sengaja menghambat proses pencalonan dengan menuntut imbalan dana miliaran dolar.

“Senator Chuck Schumer yang cengeng menuntut lebih dari Satu Miliar Dolar untuk menyetujui sejumlah kecil calon kita yang sangat berkualitas, yang seharusnya saat ini membantu menjalankan Negara kita,” tulis Trump dengan nada marah, seperti dimuat Independent News pada Senin, 3 Agustus 2025.


Menurut Trump, tuntutan Demokrat terkait pemulihan dana bantuan luar negeri dan pendanaan National Institutes of Health adalah bentuk pemerasan politik. Ia bahkan melontarkan sumpah serapah langsung kepada Schumer.

“Tuntutan ini sangat keterlaluan dan belum pernah terjadi sebelumnya, dan akan memalukan Partai Republik jika diterima. Katakan pada Schumer untuk pergi ke neraka,” tegasnya.

Trump menuding Schumer berada di bawah tekanan besar dari kelompok progresif Demokrat sehingga memilih jalan konfrontatif.

Menanggapi serangan itu, Schumer menegaskan dirinya tidak akan tunduk pada intimidasi presiden.

Dalam unggahan di X (Twitter), ia menyebut deadlock yang terjadi sebagai bagian dari seni bertransaksi, sekaligus menyindir Trump dengan tulisan singkat.

“Rilis berkasnya, Donald,” merujuk pada kontroversi berkas Jeffrey Epstein.

Schumer menambahkan, kebuntuan ini justru membuktikan bahwa Demokrat mampu melawan tekanan.

“Donald Trump mencoba mengintimidasi kami, mengecoh kami, mengancam kami, mencaci-maki kami, tetapi dia tidak berhasil,” kata Schumer.

Di sisi lain, frustrasi atas lambatnya proses konfirmasi pejabat federal juga dirasakan kubu Republik. Pemimpin Mayoritas Senat John Thune menyerukan revisi aturan agar taktik mengulur waktu tidak lagi menghambat kinerja lembaga.

“Saya pikir enam bulan terakhir telah menunjukkan bahwa proses pencalonan ini telah rusak. Jadi saya berharap akan ada diskusi yang baik dan solid tentang hal itu,” ujar Thune.

Namun Schumer menilai revisi aturan akan menjadi kesalahan besar dan mengingatkan bahwa kualitas calon yang diajukan Trump sendiri kerap menimbulkan kontroversi.

“Kami belum pernah melihat calon yang cacat, berkompromi, dan tidak memenuhi syarat seperti saat ini,” katanya.

Meski penuh drama, Senat tetap meloloskan beberapa sosok dekat Trump untuk jabatan penting, termasuk mantan pembawa acara Fox News Jeanine Pirro sebagai Jaksa Agung Washington D.C., serta mantan pengacara presiden Emile Bove ke kursi pengadilan banding federal.

Sejumlah nama kontroversial lain seperti Pete Hegseth dan Robert F. Kennedy Jr. juga sudah lebih dulu mengantongi restu Senat.

Pertarungan Trump dan Schumer diperkirakan akan terus berlanjut ketika Kongres kembali bersidang pada September, dengan perdebatan mengenai reformasi aturan Senat dan nasib ratusan nominasi yang masih tertahan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya