Berita

Ketua Fraksi Golkar MPR RI Melchias Marcus Mekeng/RMOL

Politik

Masuk Akal Gubernur Dipilih Pemerintah Pusat

RABU, 30 JULI 2025 | 03:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Marcus Mekeng mengaku setuju dengan usulan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tentang gubernur yang dipilih langsung oleh DPRD.

Menurutnya, gubernur tidak memiliki wilayah, sehingga usulan Cak Imin itu masuk akal agar pemerintah pusat tahu kinerja gubernur di daerah.

“Wilayahnya kan ada di bupati-bupati. Gubernur sifatnya fungsinya koordinasi. Kalau sifatnya fungsinya koordinasi ya tunjuk aja dari pemerintah pusat. Supaya pemerintah pusat tahu denyut di daerah itu dari gubernur,” kata Mekeng di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa 29 Juli 2025.


Ia mencontohkan negara Vietnam yang membubarkan seluruh bupati di negaranya, lantaran dipilih langsung oleh pusat dalam menentukan kepala daerahnya.

“Kalau kita lihat Vietnam ini agak aneh. Kan kabupaten dibubarin semua. Dia langsung tunjuk ke bawah,” sambungnya.

Mekeng mengatakan, terkait pemilu pusat dan daerah harus dipikirkan secara matang. Namun, ia lebih setuju dengan usulan agar kepala daerah dipilih langsung DPRD.

“Karena ini ada yang pemilu pusat sama pemilu daerahnya kan terpisah.  Tapi kalau secara mekanisme saya lebih suka pilih sama DPRD aja,” tutup Mekeng.

Wacana kepala daerah dipilih DPRD pertama kali dilontarkan oleh Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia yang kemudian disambut oleh Presiden Prabowo Subianto.

Terbaru, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengusulkan dua pola dalam pemilihan kepala daerah. Kedua pola itu adalah gubernur dipilih oleh pemerintah pusat, sementara bupati dipilih oleh rakyat melalui DPRD.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya