Berita

Operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat/Ist

Politik

Tanggap Darurat Karhutla Solok

Ikut Terbang Tabur Garam, Jon Pandu: Alhamdulillah Hujan Turun

SENIN, 28 JULI 2025 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa operasi modifikasi cuaca (OMC) langsung diterjunkan setelah Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menetapkan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Solok, Jon Pandu Firman berterima kasih kepada BNPB yang menyambut baik kunjungannya beberapa hari lalu. 

Kunjungan itu memang dimaksudkan untuk meminta bantuan kepada BNPB menangani karhutla di Solok. Pasalnya, per awal Juni sudah ada 120 lebih titik api yang tersebar, sehingga dibutuhkan bantuan modifikasi cuaca untuk bisa meredakan kobaran api.


Jon Pandu bahkan ikut langsung dalam penerbangan tim BNPB menabur garam di langit Solok. Selain memastikan garam tertabur dengan baik, Jon Pandu juga ingin mengapresiasi kerja-kerja pemadaman karhutla lewat penerbangannya ini.

“OMC dilakukan dalam lima hari, dimulai dari Jumat kemarin. Alhamdulillah Minggu sudah turun hujan dengan interval 3 hingga 5 jam,” ujarnya kepada RMOL, Senin, 28 Juli 2025.

Selain berusaha memaksimalkan segala potensi untuk memadamkan api, Jon Pandu tidak lula mengajak masyarakat Solok untuk bermunajat kepada sang pencipta. Salah satunya dengan menggelar Salat Istisqa berjamaah di Masjid Darussalam Islamic Center.

“Ketika langit tidak lagi menurunkan hujan, kita tunduk dan memohon kepada Yang Maha Kuasa. Ini merupakan wujud ketundukan dan harapan kita,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya