Berita

Wakil Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Anshori/Tangkapan layar

Politik

IPHI:

BPKH Profesional dan Beri Manfaat Nyata bagi Jemaah Haji

KAMIS, 24 JULI 2025 | 04:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dinilai telah menunjukkan kinerja yang baik dan profesional dalam mengelola dana haji.
Wakil Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Anshori mengatakan, lembaga ini mampu menjaga amanah sekaligus menghasilkan nilai manfaat yang signifikan bagi jemaah.

Hingga Juli 2025, BPKH sendiri tercatat telah mengelola dana haji dengan nilai mencapai Rp170 triliun. 

Ia menyebut bahwa selama ini BPKH telah menjalankan tugasnya sebagai penerima, penyimpan, dan pengembang dana haji secara bertanggung jawab, serta membawa maslahat bagi umat.

Ia menyebut bahwa selama ini BPKH telah menjalankan tugasnya sebagai penerima, penyimpan, dan pengembang dana haji secara bertanggung jawab, serta membawa maslahat bagi umat.

“BPKH sebagai penerima dan penyimpan keuangan haji, sekaligus mengembangkan nilai manfaat berjalan secara profesional. Nilai manfaat itu diberikan kembali untuk kepentingan jemaah maupun lembaga yang mengelola penyelenggaraan haji itu sendiri, dengan transparan, dan berkeadilan,” kata Anshori kepada RMOL pada Rabu 23 Juli 2025.

Anshori menekankan bahwa para pengelola dana di BPKH merupakan individu yang kompeten, dan mengedepankan akuntabilitas.

“Selama ini orang-orang yang mengelola keuangan haji itu punya profesionalisme yang bisa dipertanggungjawabkan. Insya Allah semua berjalan baik dan membawa maslahat,” kata Anshori.

Menurut Anshori, keberhasilan BPKH dalam mengembangkan nilai manfaat dana jemaah akan berkontribusi langsung terhadap penurunan beban biaya haji.

Meski demikian ia juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam mengelola nilai manfaat yang dihasilkan BPKH, serta memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada masyarakat.

"Kehati-hatian ini perlu dipegang teguh oleh para pengelola agar BPKH mampu menerjemahkan tugas dan fungsinya sekaligus mampu bertanggung jawab kepada masyarakat khususnya kepada jamaah haji," pungkas Anshori.




Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya